Ngeblues Bareng di Acara Bali Blues Festival 2019



Bali Blues Festival 2019 merupakan ajang perhelatan musik yang cukup spektakuler, perpaduan musik bergenre classic rock, blues maupun musik yang sudah tak asing ditelinga kita gaya khas Reggae sebagai Band lokal dan sederetan Band tanah air lainnya.


Salah satunya adalah Endah, dalam keterangannya di depan media mengaku grogi di penampilan perdananya mengisi event BBF. Namun, ia merasakan suasana yang membuatnya suka dan nyaman adalah bermain di pinggir pantai bertebing di Semenanjung Nusa Dua, dan disaksikan pengunjung yang juga antusias akan acara ini.

Sabtu13 Juli 2019, mengawali perdananya beliau berujar "Speechlesslah, sampai kehabisan kata-kata untuk menggambarkan ini," ujar Endah bersama sang suami Rheza, yang keduanya mahir memainkan gitar, dengan gaya duet ala alay yang romantis.

Acara BBF 2019 adalah merupakan ajang perpaduan rasa persaudaraan antara lokal dan tanah air, dengan tema yang diusung adalah Blues Making Friends yang ikut memeriahkan ajang perhelatan musik blues bagi penggemar maupun pengunjung yang antusias terhadap musik blues dan classic rock atau yang sekedar hangout bermalam mingguan untuk menikmati sate olahan khas Sand Beach Bar and Restaurant, asal Sanur ini yang ikut mendirikan stand disana.


Komang Swasta, merupakan manager dari Sand Beach Bar and Restaurant yang juga akrab dipanggil Bli mang ini menyatakan senang berada diantara penikmat musik disini, karena di Barnya sendiri sangat akrab dengan lagu-lagu blues dan classic untuk menghibur tamu yg hadir diSanur asal Bar nya sana.

Deretan pemusik yang akan mengisi BBF 2019 ini, Gugun Blues Shelter feat Emmy Tobing, Endah N Rheza, Nosstress, feat Made Mawut, Balawan & Maxwell Reunion, Bali Blues Brothers, Suradipa & Gus Teja, Glambeer, The Bardogs, Crazy Horse feat Joni Agung, The Ratrocker dan Blues Community.

Acara sebelumnya, Managing Director Indonesia Tourism Development Center (ITDC) I Gusti Ngurah Ardita juga mengatakan, pihaknya menargetkan jumlah pengunjung semaksimal mungkin. Bersamaan dengan event itu juga digelar Nusa Dua Light Festival (NDLF) atau festival ribuan lampion di pulau Peninsula Nusa dua.

"BBF 2019 ini menjadi salah satu event yang menjadi daya tarik di Bali. Event ini dikembangkan untuk jangka panjang," kata Ardita.

Event musik blues itu disisipkan diantara event Nusa Dua Light Festival. Jumlah kunjungan NDLF mencapai 2.000-2.500 pengunjung per hari.

Pada hari pertama, Sabtu (13/7), konser akan menghadirkan Nyi Pelet Berbluesria, Roxanne Blues, Winnie The Blues, Glambeer Blues, Rivaba, Balawan ft. Maxell Reunion, serta Endah & Rhesa.

Sedangkan pada hari kedua, Minggu (14/7), menyajikan The Ratrocker, Singaraja Blues Community, The Bardogs, Bali Blues Brothers ft. Gus Teja ft. Suradipa, Crazy Horse ft. Joni Agung, Nostress ft. Made Mawut dan Gugun Blues Shelter ft. Emmy Tobing.

"Pokoknya BBF akan menjadi salah konser blues terbaik tahun ini. Tiket secara offline maupun online dengan mengandeng sejumlah pihak antara lain Loket.com beserta afiliasinya seperti Gotix, Blibli.com, dan JD.ID. Selain itu juga dapat diperoleh di berbagai komunitas yang ada di Bali, BBF Goes To School & Campus Voucher Pelajar, dan BEM Universitas yang ada di Bali dan OSIS di SMA di Bali," terang Bagus yang juga penggagas Bali Blues Festival itu.


Dan juga tak lupa penopang memeriahkan acara tersebut wifi gratis tanpa paasword yang di persembahkan oleh Biznet, mengudara ditengah kerumunan, jiwa antusias penonton untuk mengupload, live atau lainnya ke media sosial, tidak lagi menjadi hambatan, karena Biznet ikut menjembatani acara tersebut menyambungkan keseluruh penjuru melalui dunia maya.(Ray)

Post a Comment

0 Comments